Bambu jepang, Bambu siam

  • Tinggi, Diameter dan warna batang:

Tinggi bambu jenis ini mencapai 8-14 m (dinding batang tebal dengan warna bulu batang putih pucat); diameter 2-7,5 cm (jarak buku 15-30 cm); warna batang hijau keabu-abuan.

 

  • Tempat tumbuh:

Jenis ini dapat tumbuh di berbagai tipe tanah kecuali tanah rawa dengan curah hujan tahunan 800-1000 mm dan dengan ketinggian 300-400 m dari permukaan laut.

 

  • Budidaya:

Jarak tanam 4 m x  4 m. Penyiangan sangat perlu dilakukan pada awal penanaman. Pengairan pada tanah seputar rumpun perlu dilakukan secara reguler. Aplikasi pupuk per tahun dengan menggunakan NPK (15 : 15 : 15) atau dengan pupuk kandang 600-900 kg/ha. Hindarkan dari api dan rumput liar. Setelah panen, batang direndam selama 10-20 hari dalam air yang mengalir.

 

  • Pemanenan dan Hasil:

Panen dapat dimulai setelah berumur 3-4 tahun. Pada batang yang berumur 1 tahun dapat menghasilkan rebung baru dan pada umur 2 tahun dapat mulai membentuk satu rumpun. Produktivitas rebung setiap bulan (pada musim hujan) dapat mencapai 1500 kg. produktivitas tahunan batang jenis ini mencapai 2500-3000 batang/ha (9-15 ton/ha).

 

  • Manfaat:

Batangnya dapat dimanfaatkan sebagai konstruksi bangunan, anyaman, sumpit, pegangan payung dan sapu, kerajinan tangan, peralatan memancing, bahan baku kertas dan pulp dan bahan bakar arang. Rebungnya dikenal untuk dijadikan sayuran (rebung jenis ini dikenal rebung yang terbaik dan lezat). Jenis ini juga dapat dijadikan tanaman ornamental dan penahan angin (wind-break).