Masyaratak Indonesia sudah terbiasa memanfaatkan bambu untuk keperluan hidup sehari-hari, misalnya untuk meubel, konstruksi rumah, bilik, peralatan pertanian, kerajinan, alat musik, dan makanan. Saking deketnya dengan bambu, leluhur kita bisa dikatakan tidak pernah bisa lepas dari bambu, mulai sejak lahir (ketika tali ari disayat dengan sembilu), anak-anak (ketika disunat pakai sembilu), menikah (di Ngada bambu dijadikan sarana dalam pertunangan), membina keluarga (ketika dipakai untuk membuat rumah), bertengkar atau perang (dipakai senjata dan alat memukul), hingga meninggal (dipakai di liang lahat).