Secara ekologis bambu sangat menguntungkan bagi lingkungan karena menghasilkan biomassa tujuh kali lipat dibanding hutan pepohonan serta berperan dalam mencegah erosi karena dapat memperkuat ikatan partikel tanah dan menahan limpasan air. Selain itu, rumpun bambu mampu menyerap karbon dalam jumlah besar sehingga sangat strategis dalam mengurangi atau mencegah pemansan global. Tidak heran jika perusahaan-perusahaan besar dunia banyak yang melirik bambu untuk menyerap karbon yang telah mereka keluarkan sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap lingkungan.

Keunggulan bambu yang lain adalah sifatnya yang dapat diperbaharui dan banyak tersedia di Indonesia. Dari sekitar 1.250 jenis bambu yang sudah dikenal di dunia, 11%-nya merupakan jenis asli Indonesia. Jumlah dan jenis bambu terbanyak terdapat di Sumatera (56 jenis) serta Jawa-Bali (60 jenis). Melihat potensi ekologis ini, Departemen Kehutanan dan BP-DAS bisa mengambil peran untuk menghijaukan kembali lahan kritis dan sepanjang daerah aliran sungai dengan bambu.

Untuk memperkaya dan menjaga bambu tetap lestari di sumbernya, maka kami bekerjasama dengan beberapa petani bambu di Magelang, Purworejo, dan Gunungkidul untuk melakukan bisnis budidaya dan pembibitan bambu.

Jika Anda membutuhkan bibit bambu, silahkan pesan pada kami.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Panggalih Joko Susetyo

+62852 3460 5760

Email ; galihsusetyo@gmail.comgalihygbudiman@yahoo.com


Ayo kita kembangkan jenis-jenis bambu penting milik bangsa kita!!!